//
you're reading...
Uncategorized

ASA DI TAHUN BARU

Jakarta (11/1/2015). Di awal tahun 2015 tepat tanggal 2 Januari 2015 bertepatan dengan hari Jumat, Pemprov DKI Jakarta telah melantik ribuan pejabat eselon II, III dan IV untuk semua SKPD dan UKPD di lapangan Monas yang menjadi salah satu Landmarknya koto Jakarta. Pelantikan merupakan akhir proses dari lelang jabatan yang dilakukan mulai dari September 2014, dengan maksud mencari pejabat yang dapat membantu gerak cepat gubernur DKI Jakarta dalam menuntaskan berbagai masalah di provinsi yang menjadi ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cinta.

Tanpa terkecuali UPT P3PNFI DKI Jakarta juga mengalami suksesi kepemimpinan, bukan hanya jabatan kepala saja tetapi semua jabatan struktural yang ada yaitu jabatan kepala seksi dan kasubbag TU.  Memang dari pembahasan rapergub sebelumnya sudah ada pemberitahuan bahwa semua UPT di DKI Jakarta hanya menyisakan jabatan Kepala Pusat dan kasubbag TU, sedangkan untuk setingkat Kepala seksi diganti dengan istilah Ketua Satuan Pelaksana (kasatlak), yang kemudian diketahuai bahwa jabatan ini merupakan jabatan fungsional umum.

Pada hari selasa 6 Januari 2015, kami dilingkungan P3PNFI DKI Jakarta mengadakan konsolidasi yang dipimpinan oleh Kepala Pusat yang baru dilantik yaitu Bapak Fery S, yang sebelumnya berdinas dari Biro Organisasi dan tata laksana kerja Pemprov DKI Jakarta dan Kasubbag TU bapak Agus S. yang sebelumnya berdinas di UPT Planetarium Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Dalam konsolidasi tersebut Kepala Pusat menyampaikan apa yang menjadi arahan dari gubernur dan kepala DInas Pendidikan, bahwa setiap PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta harus memiliki sikap yang dikenal dengan 5 K yaitu komitmen, Kompetensi, Konektivitas, Kreativitas dan Kredibel. Ini merupakan harga mati bagi PNS DKI Jakarta dalam setiap pelayanannya untuk masyarakat. Dan beliau juga menegaskan bahwa stop pungutan liar, hentikan pemborosan anggaran dan pemborosan TAL (telepon, air dan listrik).

Beliau juga menyampaikan setiap PNS harus menyusun SKP dalam format tahunan, triwulan dan aktivitas harian yang harus diinput oleh setiap PNS setiap harinya pada aplikasi e-TKD yang saat ini masih ditunggu kehadirannya. Sedangkan absensi yang biasa hanya menggunakan jari tangan kan diganti dengan yang menggunakan jari dan muka. Luar biasa usaha Pemprov DKI Jakarta untuk mendisiplinkan kehadiran aparatnya. Pertanyaan masih adakah celah yang dapat digunakan untuk berbuat curang bagi PNS yang memang 5K nya dipertanyakan. Tuntutan 5K bagi PNS DKI Jakarta juga diimbangi dengan pemberian tunjangan kinerja daerah (TKD) yang menurut saya juga cukup lumayan besar, apalagi jika di bandingkan dengan daerah lainnya dan memang tidak harus dibandingkan karena jauh berbeda.

Menurut Kepala Pusat sistem pemberian TKD di Pemprov DKI Jakarta ada 2 sumber yaitu TKD statis, yang disusun menurut tingkatan jabatan, pangkat/golongan dan TKD Dinamis, yang bersumber dari point hasil kerja selama 300 menit yang diinput  pada aplikasi e-TKD. Jadi setiap orang akan berbeda-beda jumlahnya sesuai dengan point kerjanya. TKD Statis akan dipengaruhi kehadiran, biasanya akan dikurangi keterlambatan, cepat pulang, dan absen atau tidak hadir. Ketika diberlakukan sistem e-TKD, maka semua honor kegiatan akan dihapuskan, yang mana pada tahun 2014 anggaran kegiatan di DKI Jakarta yang menggunakan aplikasi e-bugjeting masih menyediakan honor kegiatan. Terakhir kepala pusat mengajak semua unsur baik jabatan pelaksana (JFU) dan jabatan fungsional (JFT) dalam hal ini Pamong Belajar untuk bekerja dalam tugas masing-masing, bekerja baik, bekerja sama dan sama-sama bekerja. Kumpulkanlah poin, maka akan didapat koin tegas beliau.

Pada akhirnya saya menyimpulkan bahwa Pamong belajar harus berupaya memenuhi 300 menit setiap hari dengan hasil kerja, karena capaian SKP termasuk juga angka kredit dapat diperoleh dari kegiatan yang teranggarkan maupun tidak dianggarkan oleh P3PNFI DKI Jakarta. Dan TKD akan dibayar jika capaian SKP setiap bulannya minimal 50%. Cukup banyak memang rincian tugas yang dapat dilakukan oleh Pamong Belajar sesuai dengan Permen PAN dan RB No.15 tahun 2010. Jadi marilah tambah  professional lagi dengan memiliki sikap Komitmen, kompetensi, konektivitas, kreativitas dan Kredibel demi melayani masyakarat dalam pendidikan nonformal dan informal (evaumar).

About eva umar

PB SKB Jakarta Selatan P3PNFI DKI Jakarta

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Januari 2015
S S R K J S M
« Jun   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Kategori

Eva Umar

%d blogger menyukai ini: